26/05/2026
20h42
syarat untuk mendapatkan Maybank White Card

Siapa yang bisa mengajukan Maybank White Card?

Syarat untuk mendapatkan Maybank White Card mencakup warga negara Indonesia maupun warga negara asing yang memiliki paspor valid dan KIMS/KITAS yang masih berlaku, sehingga berbagai profil profesional dapat menikmati keuntungan eksklusif dari kartu kredit premium Maybank Indonesia ini.

Memahami syarat untuk mendapatkan Maybank White Card sejak awal sangat penting, karena pemohon kartu utama harus berusia antara 21 hingga 65 tahun, atau sudah menikah, membuktikan penghasilan tahunan minimum sebesar IDR 120 juta, serta memiliki riwayat kredit yang baik di SLIK.

Syarat untuk mendapatkan Maybank White Card

Karyawan

✔️ WNI atau WNA dengan paspor valid dan KIMS/KITAS berlaku.
✔️ Usia pemohon kartu utama 21 tahun (atau sudah menikah) hingga 65 tahun.
✔️ Pemohon kartu tambahan berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
✔️ Penghasilan minimum Rp120 juta per tahun.
✔️ Masa kerja minimal 1 tahun.
✔️ Memiliki riwayat kredit yang baik di SLIK.

Dokumen yang diperlukan:

✔️ Formulir permohonan kartu kredit (asli).
✔️ Fotokopi KTP (WNI).
✔️ Fotokopi Paspor dan KIMS/KITAS berlaku minimal 6 bulan (WNA).
✔️ Fotokopi NPWP.
✔️ Fotokopi kartu kredit bank lain (jika ada).
✔️ Slip Gaji atau Surat Keterangan Kerja (asli).

Wiraswasta

✔️ WNI atau WNA dengan paspor valid dan KIMS/KITAS berlaku.
✔️ Usia pemohon kartu utama 21 tahun (atau sudah menikah) hingga 65 tahun.
✔️ Penghasilan minimum Rp120 juta per tahun.
✔️ Usaha telah berjalan minimal 2 tahun.
✔️ Memiliki riwayat kredit yang baik di SLIK.

Dokumen yang diperlukan:

✔️ Formulir permohonan kartu kredit (asli).
✔️ Fotokopi KTP (WNI) atau Paspor/KIMS/KITAS (WNA).
✔️ Fotokopi NPWP.
✔️ Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir atau SPT Pajak terbaru.
✔️ Fotokopi Surat Izin Usaha.
✔️ Fotokopi kartu kredit bank lain (jika ada).

Profesional

✔️ WNI atau WNA dengan paspor valid dan KIMS/KITAS berlaku.
✔️ Usia pemohon kartu utama 21 tahun (atau sudah menikah) hingga 65 tahun.
✔️ Penghasilan minimum Rp120 juta per tahun.
✔️ Minimal 2 tahun berprofesi di bidang yang sama.
✔️ Memiliki riwayat kredit yang baik di SLIK.

Dokumen yang diperlukan:

✔️ Formulir permohonan kartu kredit (asli).
✔️ Fotokopi KTP (WNI) atau Paspor/KIMS/KITAS (WNA).
✔️ Fotokopi NPWP.
✔️ Fotokopi rekening koran 3 bulan terakhir atau SPT Pajak terbaru.
✔️ Fotokopi Surat Izin Praktik.
✔️ Fotokopi kartu kredit bank lain (jika ada).

Tips untuk Anda!

Sebelum memenuhi syarat untuk mendapatkan Maybank White Card, periksa skor kredit Anda di SLIK terlebih dahulu, karena riwayat yang baik merupakan salah satu persyaratan utama persetujuan kartu, dan tunggakan apa pun dapat menghambat proses meskipun seluruh dokumen sudah lengkap.

Saat mengisi formulir permohonan melalui aplikasi M2U ID, pastikan semua dokumen sudah discan dan diperbarui, terutama bukti penghasilan dan NPWP, karena kelengkapan informasi yang dikirimkan sangat memengaruhi kecepatan analisis permohonan Anda oleh bank.

Manfaatkan juga tiga bulan pertama untuk mencapai akumulasi transaksi sebesar Rp10 juta dan memastikan bonus sambutan hingga Rp1 juta dalam Maybank TREATS Cash, yang dapat ditukarkan sesuai preferensi Anda kapan saja melalui aplikasi M2U ID.

Bagaimana cara mengajukan Maybank White Card?

Untuk mengajukan Maybank White Card, cara paling praktis adalah melalui aplikasi M2U ID, di mana Anda membuka menu kartu kredit, mengisi formulir online, dan mengirimkan dokumen yang telah discan tanpa perlu datang ke kantor cabang.

Setelah memastikan syarat untuk mendapatkan Maybank White Card telah terpenuhi, kirimkan pengajuan Anda melalui aplikasi, dan bank akan memverifikasi penghasilan, dokumen, serta riwayat kredit di SLIK, sebelum mengirimkan kartu ke alamat yang terdaftar.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang syarat untuk mendapatkan Maybank White Card dan menikmati semua keuntungannya, klik tombol di bawah ini dan akses halaman resmi produk untuk memulai pengajuan Anda sekarang juga.

About the Author

Mariana Murta
Mariana Murta

Has been working since 2022 as a content analyst at Utua. Has written more than 2,400 texts for various countries, exploring different cultures and communication styles.